Malang, 31 Juli 2024 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menjadi pusat perhatian akademik dengan menerima kunjungan studi banding dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) Akademi TNI. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperdalam metode pembelajaran dan pengembangan kurikulum yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan TNI masa kini. Kunjungan ini dihadiri oleh perwira tinggi TNI. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan-pendekatan pembelajaran yang diterapkan di UMM, yang dianggap progresif dan mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di era digital. “Kami melihat UMM sebagai salah satu universitas dengan inovasi yang terus berkembang dalam bidang pendidikan. Kami berharap, melalui studi banding ini, kami dapat membawa pulang pengalaman dan wawasan baru yang dapat diimplementasikan di Akademi TNI,” ujarnya. Wakil Rektor 1 UMM, Prof. Dr. Akhsanul In`am, Ph.D., menyambut hangat kedatangan delegasi dari TNI tersebut. Beliau mengungkapkan rasa bangganya bahwa UMM dipilih sebagai tempat untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam pengembangan metode pembelajaran. “Kami selalu berkomitmen untuk menjadi institusi yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Kunjungan ini menjadi pengakuan atas usaha kami dalam bidang pendidikan,” tutur Prof. In`am. Dalam kesempatan ini, TNI juga menyoroti program unggulan UMM, yaitu Kelas Center of Excellence (CoE), yang merupakan program kelas unggulan yang didesain untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi spesifik yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Program CoE ini telah diterapkan di berbagai bidang studi di UMM, mulai dari teknik, ekonomi, hingga pertanian, dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak atas pendekatan praktis dan berbasis industri. Agenda kunjungan ini meliputi presentasi tentang model pembelajaran berbasis teknologi, diskusi panel tentang strategi pengembangan kurikulum, serta kunjungan ke berbagai fasilitas penunjang pendidikan di UMM, seperti laboratorium, pusat penelitian, dan perpustakaan digital. Diharapkan, hasil dari studi banding ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran di Akademi TNI, sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dan militer di Indonesia. Kunjungan ini ditutup dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama sebagai simbol kerjasama yang erat antara kedua institusi.